Malam tahun baru, dan masih tentang dirimu.

Menggembirakan bukan sudah memasuki tahun yang baru?
Ya, sangat, dan bahkan diawali dengan rasa bersalah.
Hal bodoh yang aku lakukan, hanya demi mengejar seorang wanita.
Tidak salah memang mengejar cinta, namun hanya saja diriku yang kurang pandai memahami.

Menggembirakan bukan bahwa kita sudah berada di tahun yang berbeda?
Bagiku tahun ini sama saja dengan awal tahun lalu.
Sama-sama terjebak dalam rasa yang sama,
Kepada orang yang sama,
dan Pedihnya, dengan hasil yang sama.

Menggembirakan bukan merayakan pergantian tahun dengan berpesta?
Sungguh! Namun, itu hanya dirimu dan orang lain, tidak dengan diriku.
Diriku hanya melamun bodoh menunggu balasan yang ternyata mengecoh.
Mengecoh pikiran ku.

Menggembirakan bukan tahun ini?
Selamat tahun baru, untuk kita, yang kini kurasa akan semakin jauh.
Bila saja ku berjuang lebih keras. Namun apa daya, ini tahun ke-dua ku mengejarmu,
dengan harapan tinggi tingkahmu menerimaku, namun tidak dengan hati dan orang tuamu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s